3 Faktor Penyebab Emboli, Salah Satu Risiko Kehamilan

Merries Insight
20 September 2014
Kesehatan
Share
3 Faktor Penyebab Emboli, Salah Satu Risiko Kehamilan

Moms harus berhati-hati karena banyak sekali penyakit yang mungkin menyerang saat hamil. Salah satu kasus yang harus diwaspadai adalah Emboli. Emboli ini menjadi salah satu penyakit yang harus dihindari. Emboli sendiri berawal dari organ paru-paru dan terjadi karena adanya penggumpalan darah di vena. Ada 3 faktor yang menyebabkan anda bisa terkena Emboli ini.

  1. Faktor Genetik

Kecenderungan pengentalan darah bisa disebabkan karena faktor keturunan. Ada beberapa Moms yang memang mempunyai riwayat pengentalan darah. Hal ini sangat berbahaya karena ketika darah mengental, oksigen dan semua nutrisi akan sulit untuk diedarkan dan diserap oleh semua anggota tubuh. Pengentalan darah juga akan menyebabkan beberapa fungsi organ tubuh terganggu.

  1. Cedera

Jika anda pernah mengalami cedera atau bedah di daerah tulang kaki, Moms juga berpotensi terkena penyakit ini. Cedera akan menyebabkan darah menjadi tersumbat dan akhirnya nutrisi dan oksigen juga tidak bisa diedarkan dengan maksimal. Cedera juga akan sangat berkaitan dengan kurang lancarnya aliran darah.

  1. Faktor Lainnya

Faktor lainnya diantaranya Moms telah berusia lanjut, sedang menderita kanker saat hamil, penggunaan obat-obatan hormonal, kurang gerak, obesitas dan lain sebagainya. Bagi Moms atau orang yang telah lanjut usia, peredaran darah biasanya juga tidak akan lancar dan banyak fungsi organ yang sudah tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kurangnya gerak juga bisa mengurangi aliran darah sehingga menjadi tersumbat. Penggunaan obat yang tidak disarankan bisa sangat berbahaya dan mempengaruhi aliran darah dalam tubuh.

Gaya hidup juga bisa menyebabkan Moms terkena penyakit ini. Moms bisa memeriksakan diri ke dokter secara dini untuk mengetahui kondisi kandungan Moms. Ada beberapa gejala yang bisa mendeteksi apakah Moms terkena emboli atau tidak. Beberapa gejalanya adalah sering merasakan nyeri dada, batuk darah, demam, sesak nafas, bengkak pada kedua tungkai dan juga berkeringat berlebihan. Beberapa Moms juga bisa merasakan pingsan, nyeri perut dan kejang. Lalu bagaimana dengan pengobatannya? Moms harus memeriksakan diri secara mendalam ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik dan tentunya ketika Moms sedang hamil penangannya akan berbeda dengan pasien dalam keadaan tidak hamil. Selalu melakukan gaya hidup sehat bisa mencegah dan mengurangi resiko terkena penyakit ini.