Merries For Moms

Tahap-Tahap Mengajarkan Konsep Waktu Pada Anak

0 10
Tahap-Tahap Mengajarkan Konsep Waktu Pada Anak

Si kecil yang sudah beranjak batita pastinya mempunyai aktivitas jauh lebih banyak daripada saat dia masih berusia dibawah 2 tahun. Salah satu aktivitas yang harus dilakoni adalah bersekolah. Proses pergi ke sekolah memerlukan tahapan runtut dan cukup panjang untuk anak seusiannya. Si kecil harus bangun pagi, makan, mandi, belajar, gosok gigi, tidur, dan lain sebagainya. Agar si kecil bisa melakukannya dengan baik dan nyaman, sebaiknya Moms mengajarinya konsep waktu. Mengajari konsep waktu pada si kecil akan membiasakannya untuk berhadapan dengan kegiatan – kegiatan tersebut. Ada beberapa langkah dan tahapan yang harus diajarkan pada si kecil tentang konsep waktu.

Membacakan Buku Cerita

Langkah pertama yang harus Moms lakukan adalah dengan membacakan buku cerita pada si kecil yang sudah berusia di atas 2 tahun. Loh, apa hubungannya dengan konsep waktu? Moms bisa membacakan buku cerita sebagai awalan atau perkenalan tentang konsep waktu pada si kecil. Moms bisa memilih buku cerita yang isinya ada hubungannya dengan konsep waktu. Misalnya, di dalam cerita menceritakan bahwa si anak pergi sekolah pagi – pagi.

Memakai Penanda Waktu Khusus

Langkah selanjutnya adalah memakai penanda waktu khusus. Moms bisa menempelkan gambar – gambar aktivitas yang dikerjakan si kecil yang sudah mulai bersekolah (sekitar usia 4 tahun) di saat pagi, siang, ataupun sore hari. Jangan lupa Moms bisa memberikan waktu kegiatan itu. Misalnya, di saat hari Senin dilaksanakan upacara bendera. Moms meminta si kecil untuk mencari tanggal di hari Senin di setiap bulannya.

Memperkenalkan Si Kecil dengan Jam

Setelah si kecil mulai mengenal dengan tanggal dan angka, tak ada salahnya Moms mulai memperkenalkan si kecil yang sudah berusia 4-5 tahun dengan jam. Moms bisa mengajari si kecil cara membaca jam. Jika si kecil sudah mulai bisa membaca jam, maka akan lebih mudah untuk mengatur si kecil. Misalnya, saat jam sudah menunjukkan pukul 6.30 pagi dan si kecil belum berangkat sekolah. Moms bisa segera menyuruhnya untuk berangkat karena sudah siang.

Membuat Jadwal Aktivitas Si Kecil

Bila si kecil sudah paham dengan hal – hal diatas, tak ada salahnya Moms mulai membuatkan jadwal aktivitas si kecil yang sudah berusia 5-6 tahun. Buatlah jadwal kegiatan setiap hari dengan adanya waktu atau jamnya. Misalnya, pukul 6.30 pagi si kecil harus berangkat sekolah, pukul 12.00 siang si kecil makan siang, dan seterusnya. Moms bisa menempelkan jadwal kegiatan si kecil di dinding kamarnya agar si kecil bisa melihatnya setiap saat tentang kegiatan apa saja yang harus dilakukannya.

artikel terkait

komentar

Klik disini untuk memberikan komentar.