Sulit Hamil? Ini Yang Harus Moms Lakukan!

Merries Insight
06 Desember 2017
Tumbuh Kembang
Share
Sulit Hamil? Ini Yang Harus Moms Lakukan!

Artikel ini berisi tentang :

  1. Kapan Mulai Mempersiapkan Kehamilan?
  2. Apa yang Harus Dipersiapkan?
  3. Kenapa Moms Sulit Hamil?
  4. Terlalu Lelah Bekerja Sebabkan Sulit hamil
  5. Apa yang Harus Dilakukan agar Bisa Cepat Hamil?
  6. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Pra-kehamilan
  7. Asam Folat Sangat Vital
  8. Bagaimana Jika Tidak Berhasil?

Ada wanita yang sangat beruntung hingga mereka bisa langsung memiliki momongan hanya berselang beberapa bulan setelah menikah. Tapi ada pula wanita yang justru sangat sulit hamil, bahkan setelah beberapa kali mencoba.

Kapan Mulai Mempersiapkan Kehamilan?

Sebenarnya tidak ada batasan kapan Moms mulai intensif untuk mempersiapkan kehamilan. Selama Moms siap secara fisik dan psikis, persiapan ini bisa dilakukan. Hanya saja, persiapan ini sebaiknya dilakukan beberapa bulan sebelum menikah atau sebelum merencanakan kehamilan.

Selain itu, sangat disarankan agar Moms rutin memeriksakan diri ke dokter. Dengan cara ini, secara fisik Moms akan merasa lebih siap untuk menjalani moment berharga ini. (Dr. Febriansyah Darus, SpOG(K), dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto).

Apa yang Harus Dipersiapkan?

Saat Moms berkonsultasi dengan dokter terkait program kehamilan, biasanya dokter akan memeriksa :

  1. Riwayat kesehatan dan obat-obatan yang dikonsumsi.

 

  1. Masalah pada kehamilan sebelumnya (khusus untuk kehamilan kedua dan seterusnya).

 

  1. Vaksin yang sudah Moms dapatkan.

 

  1. Gaya hidup, termasuk apakah Moms perokok, kebiasaan minum alkohol, pekerjaan dan lainnya.

Selain itu, ada beberapa hal lainnya yang harus Moms persiapkan menjelang persiapan kehamilan, diantaranya:

  1. Berat badan harus ideal, alias tidak obesitas dan tidak terlalu kurus. Berat badan ini sangat penting untuk menghindari komplikasi selama kehamilan, seperti risiko keguguran, bayi terlahir prematur, hipertensi dan diabetes gestasional.

 

  1. Pastikan Moms mendapatkan vaksinasi yang lengkap, seperti MMR (Measles, Mumps dan Rubella), cacar air atau Varisela, Hepatitis A dan B, Pneumokokus dan Tetanus Toksoid (TT). Tentu saja vaksinasi ini bertujuan agar Moms terhindar dari penyakit tersebut.

 

  1. Jauhi stres, apapaun penyebabnya. Untuk menangkal stres, Moms bisa mengikuti Yoga dan fokus kepada hal-hal yang positif. Jangan lupa, minta dukungan suami dan keluarga terdekat agar program kehamilan ini berjalan lancar.

 

  1. Segera berhenti merokok jika Moms perokok. Selain itu, sebaiknya di rumah pun tidak ada yang merokok. Ingat, perokok pasif berisiko sama dengan perokok aktif. Catatan lainnya, Moms pun harus menjauhi minuman beralkohol.

 

  1. Batasi konsumsi suplemen vitamin A dan kafein. Kalau bisa, Moms berhenti dulu mengonsumsi kopi, teh, minuman bersoda, cokelat (sumber kafein) dan suplemen vitamin A.

Mulailah berdiet jika Moms tergolong obesitas, atau mulai program penggemukan jika Moms termasuk berat badan kurang. Dengan persiapan matang, program kehamilan sehat pun bisa terpenuhi dengan baik.

Kenapa Moms Sulit Hamil?

Sebenarnya sulit hamil bisa disebabkan karena banyak hal, misalnya karena salah satu dari pasangan mengalami kemandulan (bisa Moms, bisa juga Dads atau bahkan keduanya), berhubungan intim di saat yang kurang tepat dan penyebab lainnya.

Selain itu, ada juga beberapa penyebab kenapa Moms sulit hamil, diantaranya adalah :

  1. Moms atau Dads suka mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok, hingga menyebabkan sel telur tidak mampu dibuahi oleh sperma.

 

  1. Moms terlalu sering mengonsumsi kafein, baik dari kopi, teh, cokelat, minuman bersoda dan lainnya. Agar bisa cepat kehamilan, sebaiknya batasi konsumsi kafein hingga kurang dari 200 mg per hari, atau lebih baik tidak sama sekali.

 

  1. Terlalu lama menunda kehamilan hingga menyebabkan produksi dan kualitas sel telur berkurang. Solusinya, Moms bisa mulai program kehamilan, paling lambat sebelum usia 30 tahun.

 

  1. Terlalu sering stres. Padahal, 15-20 persen infertilitas disebabkan oleh gaya hidup yang memicu stres, dimana stres bisa menyebabkan gangguan spermatogenesis, gangguan ovulasi, spasme tuba falopi dan menurunnya gairah seksual.

 

  1. Terlalu sering terpapar zat kimia, seperti pewarna rambut, perawatan kosmetik, bekerja di tempat dengan radiasi tinggi dan lainnya.

Selain itu, masih banyak masalah lainnya yang bisa membuat Moms sulit hamil. Untuk mengetahui lebih lanjut masalah ini, sebaiknya langsung konsultasi dengan dokter.

Terlalu Lelah Bekerja Sebabkan Sulit hamil

Buat wanita karier, sepertinya mulai sekarang harus berhati-hati dengan perkerjaan yang dilakukan. Pasalnya, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Occupational and Environmental Medicine, menyebut jika wanita yang mengangkat beban berat di tempat kerja cenderung sulit hamil.

Peneliti ini dilakukan oleh tim peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, dengan jumlah responden mencapai 500 wanita.

Hasilnya, mayoritas wanita karier yang berkerja keras dengan fisiknya, seperti mengangkat beban dan lainnya, cenderung sulit hamil. Selain itu, hasil yang sama pun berlaku buat Moms yang terbiasa kerja shift malam (Dr Diana Bitner, dokter kebidanan di Spectrum Health Medical Group, Grand Rapids, Michigan).

Apa yang Harus Dilakukan agar Bisa Cepat Hamil?

Dalam kondisi ini, Moms sangat membutuhkan bantuan medis. Segeralah berkonsultasi dengan dokter dan ceritakan kepada mereka apa yang terjadi, dan bagaimana kondisi Moms dan pasangan. Ingat Moms, ceritakan semuanya sedetail mungkin agar dokter bisa memberikan analisa yang lebih akurat.

Selain itu, berikut merupakan beberapa hal yang harus dilakukan ketika Moms sulit hamil :

  1. Lakukan tes kesuburan, seperti tes HSG, diagnostic laparoscopy atau vaginal ultrasound. Terkadang, dokter akan menyarankan Moms untuk melakukan tes pelvis, pap smear dan tes PMS (penyakit menular seksual).

 

  1. Mulailah melakukan treatment kesuburan sederhana. Biasanya, treatment akan diberikan dokter yang bersumber dari hasil pemeriksaan yang Moms lakukan.

 

  1. Lakukan gaya hidup sehat, dari mulai konsumsi makanan sehat, jauhi rokok, minuman beralkohol dan rutin berolahraga.

Jangan lupa Moms, libatkan pasangan secara langsung dalam perjuangan ini. Dengan demikian, Moms akan punya tenaga dan semangat lebih untuk segera menghadirkan perlita di tengah keluarga.

Penuhi Kebutuhan Nutrisi Pra-kehamilan

Demi menunjang program perencanaan kehamilan sehat, jangan lupa untuk memenuhi nutrisi pra-kehamilan. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Zat Besi, untuk membangun sel darah merah dan mencegah anemia. Idealnya, zat besi dikonsumsi sebanyak 18 mg per hari. Sumber zat besi bisa didapat dari telur, daging, ikan, sayuran hijau, dan biji-bijian.

 

  1. Vitamin C, untuk memaksimalkan penyerapan zat besi. Sumber vitamin C terbaik bisa didapat dari buah-buahan, seperti jeruk, jambu biji dan lainnya.

 

  1. Kalsium, untuk pembentukan tulang yang sehat. Selama masa kehamilan, kalsium dibutuhkan dalam jumlah yang sangat besar, bahkan mencapai 1000 mg per hari. Sumber kalsium bisa didapat dari produk susu, daging, ikan dan kacang-kacangan.

 

  1. Zinc, untuk memaksimalkan pertumbuhan janin dan plasenta. Zinc bisa Moms dapatkan dari daging merah, kerang, ikan, kacang-kacangan, sereal gandum utuh dan biji-bijian.

Asam Folat Sangat Vital

Asam folat memerankan bagian yang sangat vital, baik selama masa pra-kehamilan hingga kehamilan. Folat sendiri merupakan jenis vitamin B yang berfungsi untuk membantu mencegah cacat tabung saraf (Neural Tube Defect / NTD). Singat kata, folat berfungsi agar Si Kecil terlahir sempurna.

Tiap hari, Moms direkomendasikan untuk mengonsumsi folat sebanyak 400 mikrogram. Sumbernya sendiri bisa didapat dari bahan alami seperti asparagus, brokoli, lobak hijau dan lainnya. Jika Moms ingin mengonsumsi suplemen folat, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Memastikan mendapatkan nutrisi yang cukup sebelum masa kehamilan, merupakan salah satu fondasi terkuat untuk mewujudkan kehamilan sehat (Penelitian dari University of Iowa Hospitals & Clinics).

Bagaimana Jika Tidak Berhasil?

Perlu diingat, anak merupakan titipan Tuhan. Teruslah berusaha untuk merayu sang pencipta dengan menitipkan anak kepada Moms dan keluarga. Jika dibutuhkan, Moms bisa melakukan terapi mengadopsi anak untuk sementara sebagai pancingan.

Walaupun secara medis terdengar konyol, sudah banyak yang membuktikan jika terapi ini cukup sukses. Pilihan caranya mudah kok, diantaranya :

  1. Moms bisa meminjam anak kerabat atau saudara untuk tinggal bersama di rumah dan mengurusnya.

 

  1. Moms bisa mengadopsi anak. Tentu saja ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan jangan anggap mereka sebagai anak pungut, tapi jadikan mereka anak yang Moms sayangi sepenuhnya.

 

  1. Sedikit aneh memang, tapi beberapa orang berhasil hamil setelah mengadopsi binatang peliharaan sejak kecil.

Seperti disebutkan diatas, kehamilan merupakan rahasia Tuhan. Teruslah berdoa dan maksimalkan usaha, serta yakinlah Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik buat Moms dan keluarga.