Saat Hamil Trimester Pertama, Jauhi Makanan-makanan Ini!

Merries Insight
06 Desember 2017
Tumbuh Kembang
Share
Saat Hamil Trimester Pertama, Jauhi Makanan-makanan Ini!

Artikel ini berisi tentang :

  1. Pentingnya Makanan Sehat Selama Trimester Pertama
  2. Apa yang Terjadi Selama Trimester Kehamilan?
  3. Makanan Yang Harus Dijauhi Selama Trimester Pertama
  4. Batasi Konsumsi Kafein, Moms!

Ada banyak hal yang harus diperhatikan selama masa kehamilan, dari mulai memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan sehat, hingga makanan-makanan yang wajib dijauhi untuk mewujudkan impian kehamilan yang sehat.

Pentingnya Makanan Sehat Selama Trimester Pertama

Selain sebagai upaya untuk melahirkan bayi yang sehat, mengonsumsi makanan terbaik selama masa kehamilan pun berfungsi untuk meningkatkan kemampuan otak Si Kecil sejak dalam kandungan. (Prof DR Made Astawan, Dosen di Departemen Teknologi Pangan dan Gizi-IPB)

Hal inilah yang membuat Moms wajib menjauhi makanan dan minuman yang berpotensi mengganggu kehamilan, seperti minuman beralkohol yang bisa menyebabkan keguguran, bayi terlahir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur hingga bayi lahir mati alias stillbirth.

Di sisi lain, faktor nutrisi sangat berpengaruh pada proses tumbuh kembang janin dalam kandungan. Apa yang dikonsumsi Moms selama masa kehamilan, berpengaruh besar pada perkembangan Si Kecil selama dalam kandungan hingga melahirkan nanti (dr.Saptawati Bardosono, pakar gizi dan dosen di Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas).

Apa yang Terjadi Selama Trimester Kehamilan?

Trimester pertama yang berlangsung dari minggu pertama sampai dengan Minggu ke-13 masa kehamilan merupakan minggu-minggu sangat penting bagi perkembangan janin. Dari mulai dari terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma, hingga sel telur menempel di dinding rahim.

Setelah itu, di Minggu ke-5 embrio mulai terbentuk, dimana sumsum tulang belakang, otak, jantung dan organ lain mulai terbentuk. Setelah itu, bagian-bagian tubuh lainnya pun akan mulai terbentuk, dari mulai kepala, mulut, mata, leher, tangan hingga kaki.

Melihat banyaknya perkembangan penting selama trimester pertama, bisa dibilang jika masa ini merupakan saat-saat yang krusial, bahkan bisa jadi faktor penentu jadi tidaknya kehamilan.

Trimester pertama pun merupakan waktu yang sangat rawan dimana Moms sangat rentan mengalami keguguran. Makanya, memperhatikan hal-hal kecil seperti pemilihan makanan merupakan hal yang sangat penting, terutama makanan yang sebaiknya dijauhi selama masa kehamilan.

Makanan Yang Harus Dijauhi Selama Trimester Pertama

Pertumbuhan janin dimulai sejak usia kehamilan trimester pertama. Menurut Mayo Clinic, berikut beberapa makanan yang wajib dijauhi selama masa trimester pertama karena berpengaruh buruk pada kehamilan.

  1. Makanan dan minuman yang tidak steril, seperti raw milk atau susu mentah, daging mentah, sayuran dan buah yang tidak dicuci terlebih dahulu. Hal ini karena janin dalam kandungan sangat rentan dengan bakteri dan pestisida.

 

  1. Kurangi konsumsi vitamin A karena berisiko menyebabkan Si Kecil terlahir cacat (Journal of the American Dietetic Association.) Maksimal, Moms hanya diizinkan untuk mengonsumsi vitami A hingga 10.000 IU per hari. Untuk lebih jelasnnya, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.

 

  1. Hindari minuman beralkohol karena bisa menyebabkan keguguran, bayi terlahir prematur, bayi meninggal dalam kandungan dan berisko menyebabkan kelainan otak.

 

  1. Hindari makanan yang digoreng karena bisa merusak kualitas gizi makanan tersebut. Selain itu, makanan yang digoreng pun tinggi kolesterol yang menyebabkan obesitas, memperburuk morning sickness dan menurunkan nafsu makan.

Batasi Konsumsi Kafein, Moms!

Walaupun bermanfaat dalam menyeimbangkan mood, tapi sebaiknya batasi konsumsi cafein, seperti kopi, minuman bersoda, cokelat dan teh. Selain menyebabkan dehidrasi dan memperburuk morning sickness (terutama yang ditambah gula), cafein pun berisiko menyebabkan keguguran.

Idealnya, Moms hanya boleh mengonsumsi sekitar 1-2 cangkir kopi per hari, 3 cangkir teh per hari, dengan total jumlah kafein dibawah 200 mg per hari. (Melanie McGrice, pakar diet terakreditasi, sekaligus juru bicara Dietitians Association of Australia).

Lebih lanjut lagi, secara pribadi Melanie lebih menyarankan agar konsumsi kafein lebih ditekan hingga 100 mg per hari. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah risiko buruk yang mungkin saja terjadi.

Untuk mewujudkan impian kehamilan sehat, Moms wajib memeriksakan diri ke dokter. Jangan lupa untuk meminta saran makanan dan minuman apa saja yang harus dikonsumsi, dan apa saja yang harus dijauhi.