Perlukah Koin Untuk Pusar Bayi?

Merries Insight
18 Desember 2014
Umum
Share
Perlukah Koin Untuk Pusar Bayi?

Cara merawat bayi secara turun temurun kadang masih menyisakan rasa penasaran karena ada beberapa hal yang dianggap tidak masuk akal tetapi tetap dilakukan. Salah satunya adalah kebiasaan menekan pusar bayi setelah puput menggunakan koin. Apakah Moms juga termasuk salah satu mama yang masih mengikuti kebiasaan ini?

Kebiasaan menekan pusar bayi dengan koin dilakukan oleh para mama dengan tujuan agar bentuk pusar si kecil tidak menonjol keluar atau biasa disebut dengan ‘bodong’. Padahal Moms, sebenarnya pusar menonjol pada bayi masih tergolong wajr kecuali pada bayi yang mengalami hernia sehingga ia memerlukan tindakan medis. Pada usia yang masih sangat dini ini, otot dinding perut si kecil masih sangat lemah sehingga dapat membuat pusarnya terdorong keluar.

Pusar yang menonjol keluar juga sering dialami oleh bayi yang mengalami alergi makanan atau akibat terlalu banyak menangis. Seiring dengan bertambah kuatnya dinding perut bayi, nantinya bentuk pusar buah hati Moms akan mengalami perubahan.

Kebiasaan menutup pusar bayi menggunakan koin justru dapat memicu infeksi jika pusar bayi yang baru saja puput/ lepas belum menutup dengan sempurna dan benar – benar kering. Bakteri dan kuman penyakit yang terdapat pada koin yang sebelumnya tidak disterilkan akan masuk ke dalam tubuh bayi melalui luka di pusar. Selain dapat menyebabkan infeksi, proses pengeringan pusar juga dapat berjalan lebih lambat karena tertutup rapat.

Oleh sebab itu, pada saat pusar bayi telah lepas atau sering disebut puput Moms lebih baik membiarkannya dalam keadaan terbuka. Tidak perlu membungkusnya kecuali jika terjadi infeksi. Penggunaan bedak sebaiknya juga dihindari. Pasalnya bedak yang ada di dalam pusar sulit dibersihkan dan dapat menjadi sarang kuman untuk berkembang biak sehingga juga dapat memicu terjadinya infeksi pada pusar.

Jadi jika Moms saat ini masih menggunakan koin untuk menekan pusar bayi agar tidak bodong, maka hal itu sebaiknya dihentikan karena sebenarnya tidak memberikan manfaat bagi bayi. Bahkan meningkatkan resiko si kecil mengalami infeksi pada pusarnya karena koin yang tidak steril.