Kapan Daging Bisa Diberikan Kepada Bayi?

Merries Insight
15 Agustus 2014
Tumbuh Kembang
Share
Kapan Daging Bisa Diberikan Kepada Bayi?

Ketika si kecil mulai memasuki usia 6 bulan, ia sudah boleh mengonsumsi makanan pendamping asi atau MPASI tetapi dengan tekstur yang sangat lembut agar pencernaannya mulai membiasakan diri dengan asupan selain ASI. Saat memberi MPASI tentu Moms ingin memberikan makanan yang bergizi dan mencukupi kebutuhan nutrisinya. Daging merupakan salah satu sumber protein hewani, lemak, dan vitamin yang dibutuhkan oleh si kecil selain sayuran dan buah-buahan. Namun, Moms mungkin bingung kapan saat yang tepat untuk memberikan daging kepada si kecil.

Daging tergolong makanan padat yang dapat diberikan sebagai pendamping ASI setelah bayi berusia 6 bulan. Pasalnya, bayi yang sudah mengonsumsi makanan selain ASI akan mengalami perubahan dalam siklus pencernaannya. Metabolisme yang dikeluarkan pun akan berbeda dari saat si kecil hanya mengonsumsi ASI.

Mengenai kapan waktu yang tepat untuk memberikan daging, makanan ini dapat diberikan setelah si kecil sudah dapat menerima bubur buah dan sayur. Jika bayi sudah biasa mengkonsumsi bubur buah dan sayur, maka pencernaannya biasanya sudah dapat menerima daging. Dalam porsi pemberiannya, sebaiknya daging diberikan secara bertahap.

Pada tahap awal, dapat dicampur dulu dengan sayuran dalam jumlah sedikit. Ini penting karena daging cenderung lebih sulit dicerna dan memerlukan proses mencerna lebih lama dibandingkan dengan buah dan sayuran. Saat awal pemberian, sebaiknya daging diblender lembut dengan sayuran sebelum diberikan kepada bayi.

Bubur lembut dapat diberikan untuk bayi berusia 6 – 8 bulan. Setelah usia tersebut, daging dapat dicincang lembut karena pada usia tersebut bayi sudah belajar mengunyah makanan. Dalam memilih daging, pastikan daging tersebut memiliki kualitas yang baik dan steril. Jika ingin memberikan daging ayam, pilihlah ayam kampung daripada ayam pedaging.

Saat bayi sudah mulai menerima MPASI, ia akan lebih aktif daripada biasanya. Dengan si kecil yang lebih sering dan lincah bergerak, ia memerlukan popok yang nyaman dipakai untuk berbagai aktivitas. Moms dapat memilih popok bayi Merries untuk memenuhi kebutuhan ini. Merries diaper dilengkapi dengan flexi-fit teknologi berbentuk “W” pada bagian tengah popok antara paha, yang akan fleksibel membentuk lekukan popok sesuai dengan gerakan bayi, memberikan kelembutan ekstra di antara kedua paha dan tidak kaku. Dengan popok bayi Merries, maka si kecil akan semakin nyaman bermain dan melakukan aktivitas untuk perkembangan kognitif maupun motoriknya.