Inilah yang Harus Dilakukan oleh Calon Dads Membantu Istrinya Saat Kontraksi

Inilah yang Harus Dilakukan oleh Calon Dads Membantu Istrinya Saat Kontraksi

Sebagai seorang suami dan calon ayah, Dads akan merasa waswas menghadapi masa-masa persalinan sang istri. Namun sebagai pendamping siaga, Dads harus sanggup menenangkan Moms yang kesakitan akibat kontraksi. Dalam hal ini, Dads bisa menerapkan tips berikut ini saat sedang menemani Moms yang hendak melahirkan si Kecil.

Tingkatkan Kesabaran

Proses persalinan setiap perempuan berbeda-beda; ada yang memakan hitungan jam hingga hari. Dads kadang bosan atau tidak sabar karena tidak bisa memprediksi waktu melahirkan atau lelah menunggu. Untuk menghargai Moms yang sedang bertaruh nyawa di ruang bersalin, Dads harus bisa ekstra sabar dan terus memberi dukungan supaya Moms bisa menghadapi proses melahirkan.

Jangan Membandingkan

Kadang saking khawatir atau tidak sabar, ada sebagian Dads yang membandingkan proses persalinan Moms dengan orangtua lain. Dads, seperti yang telah disebutkan, durasi melahirkan setiap perempuan berbeda-beda. Membandingkannya di hadapan Moms hanya akan membuatnya semakin tertekan dan khawatir. Jadi, ada baiknya untuk terus memberikan hal-hal positif kepada Moms.

Tidak Menghakimi Moms

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, ada juga Dads yang berkomentar, “Mengapa bayinya belum keluar?”. Menghakimi proses persalinan Moms dengan celetukan seperti itu bukan menyakiti hatinya saja, tetapi juga menyulitkan proses persalinan. Jika Dads memang ikut tertekan, tak ada salahnya untuk mengambil waktu istirahat sejenak dan menenangkan emosi.

Jangan Tinggalkan Moms

Dads boleh mengambil waktu istirahat, tetapi jangan meninggalkan Moms terlalu lama. Apalagi kalau di ruang persalinan tidak ada perawat atau kerabat yang menunggu. Di saat-saat krusial seperti ini, Moms pasti ingin ditemani oleh seseorang yang dia percaya. Maka dari itu, Dads harus senantiasa menemani Moms dan menenangkannya sebaik mungkin.

Terlihat Tegar dan Kuat

Proses persalinan tidak jarang membuat calon ayah baru ketakutan. Jika Dads merasakan hal tersebut, jangan terang-terangan menunjukkan ekspresi gentar di hadapan Moms. Bagaimanapun, Moms sangat membutuhkan dukungan Dads saat dia sedang melahirkan si Kecil di ruang persalinan. Tenangkan diri Dads dengan memberi dukungan kepada Moms.

Jangan Lontarkan Lelucon

Ada kalanya Dads mengeluarkan lelucon untuk mencairkan ketegangan di ruang bersalin. Namun, Dads juga harus melihat situasi terlebih dahulu, karena guyonan yang dilontarkan pada waktu dan tempat yang salah hanya akan memperburuk situasi. Selain itu, jangan sekali-kali mengeluarkan komentar atau opini sok tahu terhadap tim medis yang menangani Moms.

Selain enam hal di atas, Dads harus menyiapkan kebutuhan menjelang persalinan untuk Moms dan si Kecil kelak. Supaya setelah proses melahirkan selesai, Dads tidak kerepotan mengurus sang buah hati maupun Moms.

Semoga bermanfaat dan membantu Dads dan Moms di ruang persalinan!