Inilah Sebabnya Kenapa Wajah Si Kecil yang Baru Lahir Tak Mirip Orangtuanya

Merries Insight
09 Agustus 2016
Tumbuh Kembang
Share
Inilah Sebabnya Kenapa Wajah Si Kecil yang Baru Lahir Tak Mirip Orangtuanya

Ketika si kecil terlahir dengan selamat, hal pertama yang dilakukan orang tua selain memeriksa anggota tubuh adalah, melihat apakah si kecil mirip ibunya atau ayahnya. Tapi yang jadi masalah, ketika si kecil justru tak mirip siapapun. Aduh gimana dong?

Jangan khawatir Moms, bayi yang baru lahir sudah tentu akan membawa warisan genetik dari ayah dan Ibunya. Bagaimanapun juga, si kecil tidak bisa memilih apakah dia ingin mirip ibunya, mirip ayahnya, berkulit putih atau hitam atau hal lainnya.

Yang bisa si kecil terima adalah, dia akan mewarisi gen dari ayah dan Ibunya. Itu sudah jadi kepastian. Terkait kemiripan di awal kelahiran, ini sesuatu hal yang normal. Pasalnya, bentuk wajah si kecil akan berubah seiring dengan bertambahnya usia.

Contohnya saja, bentuk mata si kecil akan permanen ketika menginjak usia 6 bulan, warna rambut akan permanen ketika menginjak usia 1 tahun, dan lainnya. Dengan kata lain, bentuk wajah si kecil masih dalam tahap penyempurnaan!

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Alexandra Alvergne, ahli genetika dan lingkungan, dan diterbitkan juga dalam Jurnal Evolution & Human Behavior tahun 2007, menyatakan jika bentuk wajah bayi akan terus berubah-rubah dalam tiga hari pertama kehidupannya.

Setelah berusia 3 hari, bentuk wajah si kecil akan kembali berubah dan lebih mirip ayahnya. Setelah itu, akan berubah, bisa jadi mirip kakenya, neneknya, tante, om atau bahkan kombinasi dari bentuk wajah keluarga besarnya.

Selain itu, bayi yang baru lahir pun akan cenderung berhidung pesek. Moms jangan berkecil hati, tunggulah hingga beberapa hari, maka dia akan memperlihatkan bentuk hidung yang sesungguhnya. Kondisi ini biasa terjadi akibat tertekan ketika proses persalinan normal.

Daun telinga si kecil pun akan terlihat terlipat. Kondisi ini disebabkan karena selama dalam kandungan, si kecil mengalami pertumbuhan. Nah ketika kondisi rahim mulai makin menyempit, secara tak sengaja daun telinga si kecil pun akan terlipat dalam waktu agak lama.

Untuk yang satu ini, Moms bisa sedikit membukanya ketika memandikan, serta menimangnya secara perlahan. Biasanya, dalam waktu 3 bulan, daun telinga si kecil akan kembali normal. So, jangan khawatir atau takut lagi ya Moms, itu darah daging Moms kok!