Ini Bahaya Alkohol untuk Ibu Hamil

Merries Insight
08 Agustus 2014
Tumbuh Kembang
Share
Ini Bahaya Alkohol untuk Ibu Hamil

Kehadiran bayi dalam kehidupan rumah tangga tentunya sangat dinanti oleh Moms dan pasangan. Berita kehamilan selalu menjadi berita yang disambut bahagia. Begitu mengetahui bahwa ada janin yang berkembang dalam rahim, Moms tentunya akan berusaha keras untuk menjaga janin tersebut agar berkembang dengan baik. Beragam cara dilakukan mulai dari mengurangi aktivitas fisik yang berat dan menjaga asupan makanan. Menjaga asupan makanan sangat penting dilakukan agar janin mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk berkembang optimal. Selain harus mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang, Moms juga harus menghindari hal-hal yang bisa membahayakan janin termasuk alkohol.

Moms wajib tahu bahwa alkohol dan kehamilan tidak cocok sama sekali. Belum ada yang tahu mengenai jumlah tepat konsumsi alkohol yang akan membahayakan janin yang berkembang dalam rahim. Moms disarankan menghindari alkohol baik ketika hamil maupun ketika merencanakan kehamilan. Tentu Moms sebaiknya memilih langkah aman untuk menjamin perkembangan janin dengan menghindari konsumsi alkohol selama kehamilan agar janin tumbuh sempurna.

Alkohol yang dikonsumsi akan beredar melalui aliran darah dengan cepat bahkan melalui plasenta dan mencapai janin. Janin mempunyai kemampuan memecah alkohol lebih lambat dari Anda, Moms, sehingga kadar alkohol dalam darah janin mungkin lebih tinggi dari ibunya. Konsumsi alkohol selama masa kehamilan wajib dihindari oleh Moms karena bisa membahayakan janin. Moms bisa mengalami keguguran maupun kelahiran prematur dengan bobot bayi yang rendah. Konsumsi alkohol selama masa kehamilan juga berisiko menyebabkan efek buruk pada bayi kelak. Anak bisa mengalami masalah belajar, berbicara, bahasa, kesulitan untuk memfokuskan perhatian, dan hiperaktif. Sebaiknya Moms menghindari konsumsi alkohol sama sekali karena ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi alkohol sesedikit apapun bisa menyebabkan anak yang agresif dan mempunyai masalah tingkah laku kelak.