Hanya Dads yang Bisa Mengajarkan Hal-hal Ini!

Hanya Dads yang Bisa Mengajarkan Hal-hal Ini!

Sebagai salah satu figur orangtua, Dads pasti memiliki banyak hal yang bisa diajarkan kepada si kecil. Dan biasanya, hal-hal ini akan menjadi pendamping atau pelengkap dengan apa yang sudah diajarkan oleh Moms.

Tapi tahukah Dads, kalau ada beberapa hal yang hanya Dads yang bisa mengajarkannya kepada si kecil?

Belajar untuk Terbuka

Dads, seorang laki-laki dikenal memiliki sifat yang terbuka dan apa adanya. Sifat inilah yang bisa diajarkan seorang Dads kepada si kecil. Dengan sifat yang terbuka dan frontal, si kecil berpotensial memiliki karakter yang lebih kuat. Sehingga mudah baginya untuk memenangkan respek dari orang-orang di sekelilingnya. Tapi jangan lupa untuk mengajarkan cara yang sopan dan tidak melukai ketika menyampaikan pendapat pada si kecil, Dads. Karena tak jarang kalau seseorang berbicara terlalu frontal, mereka yang menjadi lawan bicara akan sakit hati.

Belajar untuk Berani

Karakteristik laki-laki yang cenderung pemberani dan selalu terbuka untuk kegiatan yang bersifat fisik bisa membantu Dads dalam mengajarkan si kecil tentang keberanian. Dads bisa mengajarkan hal ini lewat berbagai kegiatan menyenangkan. Seperti misalnya outbond atau berbagai permainan ketangkasan dan kegiatan fisik. Dengan begini, keberanian dan kepercayaan diri si kecil pun akan dengan sendirinya terpupuk.

Mengerti Apa Itu Bersikap Sportif

Manfaatkan fisik seorang Dads yang umumnya jauh lebih bugar dan jiwa kompetitif yang tinggi untuk mengajarkan si kecil tentang apa itu sportif, Dads. Ajak si kecil melakukan olahraga yang sifatnya kompetitif. Kemudian, ajari dirinya untuk menerima kekalahan dan menjadikan kekalahan tersebut sebagai batu loncatan untuk memperbaiki sesuatu. Dengan begini, Si kecil bisa tumbuh menjadi pribadi yang tak mudah putus asa dan berjiwa besar!

Mengenal Alam Terbuka

Kecendrungan Moms untuk menghindari alam terbuka karena takut faktor bahaya dari luar seringkali membuat si kecil sulit mengenal alam terbuka, Dads. Nah, sebagai figur yang lebih menerima kegiatan fisik dan berkotor-kotor ria, Dads perlu mengajarkan bagaimana rupa alam terbuka itu sebenarnya pada si kecil. Biarkan ia berlarian di lapangan berumput, memegang semak atau bahkan memanjat pohon. Tapi tentunya di bawah pengawasan Dads. Karena kekhawatiran Moms soal bahaya dari luar tersebut bukan tanpa alasan. Jadi, saat mengajarkan hal ini pada si kecil, Dads dituntut untuk selalu waspada penuh.

Nah, bagaimana Dads? Dari hal-hal di atas, apa saja yang sudah diajarkan kepada si kecil di rumah? Atau malah Dads punya hal lain yang ingin diajarkan pada si kecil?

Apapun itu, selalu ingat untuk selalu hadir mendampingi si kecil ya, Dads. Karena kehadiran seorang Dads, bisa melengkapi kasih sayang dan cinta seorang Moms bagi si kecil.