Dampak Buruk Memulai Potty Training Terlalu Cepat

Merries Insight
27 Maret 2016
Umum
Share
Dampak Buruk Memulai Potty Training Terlalu Cepat

Potty training merupakan suatu ketrampilan yang mesti dilatih dan berhubungan erat dengan kemampuan regulasi diri. Dengan ketrampilan ini Si kecil bisa merasakan adanya sensasi sistem indera dan lebih peka terhadap tanda atau perubahan yang ada pada tubuhnya.

Si kecil tentu tidak bisa selamanya menggunakan diapers bukan? Si kecil perlu belajar menggunakan toilet supaya tidak selalu bergantung dengan diapers. Toilet untuk belajar yang digunakan tentu beda dengan jenis normal yang biasa digunakan orang dewasa. Adapun untuk Si kecil ada toilet khusus yang biasa disebut potty chair.

Akan tetapi, potty training terlalu cepat di usia dini ternyata berisiko membuat masalah pada perilaku atau emosi Si kecil lho Moms! Mengapa demikian?

Dampak Buruk Potty Training Terlalu Cepat

Adanya dampak potty training terlalu dini atau terlalu cepat disebabkan kematangan emosi dan motorik Si kecil yang belum berkembang optimal. Apalagi bila Si kecil belum fasih benar berbicara.

Si kecil yang terlalu cepat dikenalkan dengan potty chair dikhawatirkan juga belum bisa mengerti cara mengatur rasa sakit perut dan kencing. Malah ditakutkan hal ini seperti orang tua yang memaksa Si kecil untuk buang air padahal tidak ingin buang air. Sehingga malah membuat kebingungan pada Si kecil. Lantas pada usia berapa Si kecil mesti belajar potty training dan meninggalkan diapers?

Anjuran Memulai Potty Training

Potty chair sebenarnya sudah marak digunakan oleh orang tua di dunia. Penggunaannya tentu untuk melatih Si kecil supaya mau buang air di tempat yang semestinya. Penggunaan potty chair pun masih harus di bawah pengawasan orang tua.

Pelatihan ini juga ditujukan agar Si kecil mengerti bahwa aktivitas buang air berlangsung setiap hari sampai dewasa. Akan tetapi, dari hasil penelitian diketahui masih banyak Si kecil usia 3 tahun yang belum mengenal potty chair.

Tentunya Si kecil tidak boleh menggunakan diapers terlalu lama. Hal ini seperlu menekan risiko lecet atau infeksi akibat jamur. Dengan mengajari potty training, Moms sebenarnya sudah menghemat uang untuk membeli diapers. Mengingat adanya dampak buruk mengenalkan potty chair terlalu cepat, maka Moms tetap harus memperhatikan perkembangan Si kecil.

Para ahli mengungkapkan bahwa penggunaan potty chair sebaiknya dikenalkan pada usia 18-24 bulan. Bila sudah terlalu besar misal berusia 3 tahun juga terbilang cukup terlambat. Karena usia 3 tahun umumnya Si kecil sudah bisa mengenali hasrat atau keinginan buang air selama itu dilatih secara benar oleh orang tua. Terlalu dini ataupun terlalu lambat mengajari Si kecil menggunakan toilet sama-sama memberikan dampak negatif.