Apakah Perlu Hernia pada Bayi Dioperasi?

Merries Insight
31 Desember 2014
Tumbuh Kembang
Share
Apakah Perlu Hernia pada Bayi Dioperasi?

Hernia juga bisa saja menyerang bayi. Moms wajib waspada dengan gejala-gejala hernia pada bayi. Hernia pada bayi yang baru lahir biasanya disebabkan oleh adanya area yang lemah pada dinding perut bayi. Gejala ini sudah bisa dilhat sejak bayi. Terkadang hernia nampak ketika bayi sedang menangis, mengejan, ataupun batuk. Hernia akan semakin jelas seiring bertambah usia. Sama seperti pada bayi, hernia pada anak-anak juga dapat terlihat dengan jelas ketika si anak sedang mengejan, batuk, atau menangis, bahkan ketika anak sedang berdiri lama.

Lantas, apa sebenarnya penyebab hernia pada bayi? Hingga sekarang masih belum diketahui penyebab munculnya hernia yang menyerang bayi atau anak-anak. Namun ada pakar kesehatan yang berpendapat bahwa hernia pada bayi disebabkan oleh karena adanya peningkatan pada bagian rongga perut sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Dengan kata lain, semasa dikandung, sudah ada bagian dinding perut yang lemah. Faktor risiko hernia pada bayi dan anak-anak adalah adanya organ yang tidak matang dan faktor riwayat kesehatan keluarga. Anak atau bayi yang menderita hernia sebaiknya ditangani secara medis karena hernia akan terus membesar bila tidak diangkat. Jika dibiarkan, hernia akan menekan organ-organ lain yang ada di sekitarnya. Akibatnya, akan muncul rasa nyeri dan timbul pembengkakan. Sedang efek yang paling serius adalah usus yang masuk terperangkap di lubang hernia sehingga usus tidak bisa kembali ke rongga perut.

Kondisi di atas dapat menyebabkan usus tersumbat kemudian berimbas pada rasa ingin muntah, nyeri, dan tidak bisa buang gas. Penyumbatan pada usus juga dapat menyebabkan aliran darah ke usus menjadi terhambat sehingga usus akan sulit bekerja. Jika sudah demikian, sebaiknya hernia segera dioperasi. Operasi pengangkatan hernia tergolong sebagai prosedur operasi ringan karena dokter hanya membuat sobekan kecil pada area hernia. Untuk mengembalikan usus yang masuk ke dalam area hernia agar kembali ke posisi yang semula, dokter hanya perlu mendorong usus ke bagian rongga perut lalu menjahit rongga hernia. Nah, untuk mencegah timbulnya hernia pada anak, sebaiknya Moms sering-sering menyediakan makanan tinggi serat untuk anak.