4 Langkah Cegah Kecelakaan Saat Bayi Mandi

Merries Insight
05 Desember 2014
Umum
Share
4 Langkah Cegah Kecelakaan Saat Bayi Mandi

Tahukah Moms bahwa setiap tahun ada 50 bayi lebih yang berusia di bawah 1 tahun mengalami kecelakaan, termasuk tenggelam ketika mandi. Angka ini sebenarnya dapat ditekan sampai tidak ada kecelakaan lagi jika bayi yang dimandikan di bak mandi selalu berada di bawah pengawasan Moms dan tidak pernah ditinggal sendiri biarpun hanya 1 menit saja untuk menerima telepon atau hal lainnya. Bayi yang sedang dimandikan memerlukan touch supervision yaitu bayi memerlukan pengasuh yang dewasa bukan hanya sekedar dipercayakan kepada kakaknya. Untuk membantu Moms, berikut ini adalah beberapa langkah mencegah kecelakaan saat bayi mandi.

  1. Siapkan semua keperluan sebelum mandi

Sebelum bayi masuk ke dalam bak mandi, pastikan Moms sudah menyiapkan semua keperluan yang dibutuhkan saat mandi seperti handuk, sabun, shampoo, hp, telepon cordless, dan barang penting lainnya yang berpotensi membuat Moms meninggalkan si kecil saat mandi.

  1. Jangan pernah tinggalkan anak sendirian

Bila Moms tidak dapat mengabaikan bel pintu ketika ada yang datang atau telepon yang berbunyi ketika lupa membawanya ke kamar mandi, bungkus si kecil dengan handuk. Bawalah ia bersama Moms. Dalam hal ini handuk si kecil tentu akan basah. Nah untuk itu siapkan handuk ekstra untuk digunakan bayi nanti saat benar – benar sudah selesai mandi.

  1. Selalu awasi

Dudukan yang ada di bak mandi bukan alat pengaman. Dudukan tersebut sebenarnya membantu agar tangan Moms lebih bebas. Jadi Moms harus tetap mengawasi si kecil setiap saat selama ia mandi

  1. Kosongkan ember setelah dipakai

Segera kosongkan ember yang berisi air yang sudah digunakan. Wadah yang berisi air walaupun tingginya hanya 5 cm dapat berbahaya bagi bayi, khususnya bayi gemuk yang tidak dapat keluar dari ember jika kepalanya jatuh lebih dulu

  1. Kunci pengaman

Pasanglah kunci pengaman pada dudukan toilet hingga buah hati Moms sudah siap untuk potty training yaitu pada usia 2 sampai 3 tahun.

Langkah – langkah di atas tidak hanya diterapkan pada saat si kecil mandi di kamar mandi Moms. Lanjutkan touch supervision di area yang lain seperti pantai atau kolam renang sampai si kecil berusia 5 tahun. Ketika anak telah belajar berenang dan dapat mengapung, Moms sebaiknya jangan terlalu percaya diri dan mengira bahwa anak tidak akan mengalami masalah. Ingat, tidak ada cara yang lain untuk menggantikan supervision.