3 Efek Negatif Manjakan Anak

Merries Insight
03 Oktober 2014
Umum
Share
3 Efek Negatif Manjakan Anak

Seorang anak butuh perhatian lebih dari orangtua. Pemberian perhatian orangtua memiliki batasan. Perhatian yang berlebihan cenderung membuat anak menjadi memiliki sifat manja. Dampak negatif akan tertanam dalam diri anak dan terlihat ketika dewasa. Sayang Moms kepada anak sangat perlu. Menjadi keliru ketika anak Moms meminta ini dan itu, tangan Moms selalu terbuka untuk anak. Memang benar membuat anak senang akan lebih menetramkan jiwa. Tetapi Moms juga perlu mengenal efek pemberian perhatian berlebihan yang membuat anak manja. Perhatikan tiga efek negatif anak terlalu dimanjakan berikut.

  1. Anak Kurang Percaya Diri

Kecenderungan anak manja kepada orangtua adalah kurang percaya diri. Anak Moms cenderung setiap saat menempel seperti perangko. Bagi anak, selama dia selalu berada di dekat orangtua maka semua keinginannya akan terpenuhi. Tetapi efek negatif menjadi kurang bersosialisasi. Ada teman yang mengajak bermain, anak Moms enggan untuk keluar rumah. Anak Moms ingin selalu bermain di dalam bersama Moms.

  1. Anak Kurang Paham Prioritas

Walaupun masih kecil dan belum paham terhadap prioritas, tetapi Moms dapat mengajarkan konsep dasar prioritas sejak dini. Jika anak terlalu dimanjakan maka akan sulit mengenalkan konsep prioritas hidup. Apapun keinginan anak akan dipenuhi oleh Moms. Baik keinginan yang memang penting sampai yang tidak penting sama sekali akan diminta anak Moms. Anak tidak dapat membedakan keinginan mana yang harus didahulukan. Apakah yang penting dahulu atau yang tidak penting. Tentu Moms juga mulai ikut merasakan efek negatif seperti uang bulanan selalu cepat habis.

  1. Anak Menjadi Sulit Diatur

Efek negatif sulit diatur jelas tertanam dalam diri anak manja. Apapun akan terpenuhi dalam kehidupannya. Ketika ada orang lain mencoba mengingatkan sesuatu, anak akan merasa cuek. Anak hanya akan patuh terhadap Moms yang memanjakan dia. Orang lain seakan dianggap angin lalu dan tidak boleh ikut memerintah dirinya.

Jangan sampai anak-anak Moms menjadi anak manja. Semua tergantung pendidikan yang diajarkan oleh orangtua. Berikanlah perhatian dalam batas wajar. Didiklah anak-anak Moms menjadi pribadi yang dapat memahami lingkungan sekitar bukan mementingkan diri sendiri karena sifat manja.