Merries For Moms

Bintik-Bintik di Kulit Si Kecil yang Patut Moms Waspadai

0 3
Bintik-Bintik di Kulit Si Kecil yang Patut Moms Waspadai

Bayi yang berusia beberapa bulan tentu masih sangat sensitif dan rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar. Reaksi paling umum yang sering muncul adalah kulit bayi menjadi kemerahan atau mengalami bintik – bintik. Munculnya bintik – bintik merah pada kulit memang sangat sering terjadi. Namun, sebagai orangtua Moms pasti khawatir jika si kecil mengalami hal ini.

Meskipun penyebab bintik merah pada kulit si kecil umumnya merupakan hal yang umum terjadi dan tidak membahayakan. Tetapi tidak ada salahnya jika Moms tetap waspada mengenai kemungkinan terjadinya penyakit serius yang ditandai dengan bintik – bintik di kulit. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang ditandai dengan bintik – bintik dan patut diwaspadai.

Eksim

Ini termasuk salah satu penyakit kulit yang ditandai dengan ruam, gatal, dan kulit pecah – pecah. Biasanya penyakit ini disebabkan karena kulit yang sensitif atau karena reaksi alergi. Gejaka yang muncul biasanya terjadi di lipatan kulit misalnya lipatan leher, lipatan siku, daerah sekitar telinga atau mata, dan lipatan belakang lutut.

Biduran

Biduran atau dalam istilah medis disebut dengan urtikaria adalah sebuah penyakit kulit gatal yang ditandai oleh munculnya bercak merah di kulit. Biasanya penyakit ini terjadi karena reaksi alergi terhadap makanan atau disebabkan karena sengatan serangga.

Biduran termasuk penyakit yang tidak menular dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari. Tetapi jika bintik – bintik merah muncul di kulit disertai dengan sesak nafas dan pembengkakan wajah, Moms sebaiknya segera membawa si kecil ke dokter agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Demikian pula jika biduran tetap tidak hilang dalam beberapa hari, Moms sebaiknya juga tetap membawa si kecil ke dokter.

Campak

Campak adalah penyakit yang disebabkan karena infeksi virus menular. Penyakit yang satu ini ditandai dengan munculnya batuk, demam, ruam di kulit, dan radang selaput konjungtiva di mata. Penyakit yang satu ini muncul karena infeksi virus campak Paramixovirus.

Biasanya penularan infeksi terjadi ketika menghirup udara yang terkontaminasi oleh percikan ludah penderita campak. Orang yang mengalami campak akan menularkan infeksi virus tersebut dengan mudah dalam waktu 2-4 hari sebelum muncul ruam kulit dan 4 hari setelah ruam di kulit muncul. Campak biasanya menyerang anak yang berusia pra sekolah sampai SD. Namun penyakit ini sekarang sudah dapat dicegah melalui vaksinasi. Gejala campak biasanya muncul 7 – 14 hari setelah mengalami infeksi. Beberapa gejala yang muncul adalah bintik-bintik, peningkatan suhu tubuh, mata merah, nyeri otot dan sendi, batuk, dan nyeri di tenggorokan.

 

artikel terkait

komentar