Baby
cara-terbaik-untuk-tingkatkan-daya-tahan-tubuh-bayi
Cara Terbaik untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Bayi
0
0

Si Kecil memiliki sistem imum atau daya tahan tubuh yang masih rendah, itulah sebabnya mengapa mereka lebih rawan terkena penyakit. Tak jarang Moms pasti sering sekali mendapati Si Kecil yang gampang terkena flu, batuk, demam, dan penyakit lainnya.

Pentingnya Sistem Imun

Sistem imun sendiri adalah suatu bentuk pencegahan tubuh manusia untuk melawan suatu benda asing yang masuk seperti virus, bakteri, serta penyakit lainnya. Apabila Moms menemukan Si Kecil sering sakit maka itu berarti daya tahan tubuhnya sedang turun. Sistem imun sendiri sangat penting sekali bagi manusia terutama bagi Si Kecil. Hal ini disebabkan karena anak-anak sedang dalam masa aktif dan sering bermain. Kuman dan bakteri bisa diperoleh dari berbagai macam tempat atau barang yang dimainkan oleh Si Kecil.

Tips Meningkatkan Imun Anak

Moms dan Dads pastinya sangat khawatir jika Si Kecil menjadi sering sekali sakit. Namun, hal tersebut dapat dicegah yaitu dengan meningkatkan daya tahan tubuh untuk Si Kecil. Biasanya, para orang tua akan melakukan berbagai cara sehat agar Si Kecil terhindar dari berbagai macam ancaman penyakit. Berikut ini ada beberapa tips sehat jitu yang bisa Moms gunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil agar tak mudah sakit.

ASI Ekslusif

Untuk Si Kecil yang masih bayi, pemberian ASI ekslusif akan membuat tubuh bayi menjadi sehat dan kebal terhadap penyakit. Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa ahli yang menemukan kalau ASI mengandung banyak vitamin, gizi dan mineral yang mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh Si Kecil.

Ajak Olahraga

Olah raga adalah kunci kesehatan manusia karena semua racun dalam tubuh akan keluar melalui keringat. Selain itu, seluruh badan juga akan menjadi sehat, persendian tidak kaku, peredaran darah lancar, dll.

Makanan Bergizi

Moms dan Dads di rumah dapat mengajarkan Si Kecil tentang pola hidup sehat sedari dini yaitu dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Ajarkan juga pada Si Kecil untuk tidak terlalu sering jajan sembarangan saat di sekolah.

Imunisasi Rutin

Pemberian imunisasi pada Si Kecil juga harus Moms perhatikan agar mereka terhindar dari segala macam bentuk penyakit ataupun virus seperti cacar, campak, polio, dan sebagainya. Hal ini merupakan salah satu bentuk pencegahan jangka panjang yang sangat penting sekali dilakukan.

Memberikan Suplemen Tambahan

Ternyata Moms juga bisa memberikan Si Kecil sumplemen tambahan agar daya tahan tubuhnya semakin meningkat. Moms dapat menggunakan berbagai jenis sumplemen yang dijual di apotek atau dari dokter anak. Selain itu, memberikan sumplemen alami juga akan lebih baik karena tanpa efek samping seperti jamu temulawak, beras kencur, madu, susu, dan sebagainya.

Dengan menggunakan tips sehat di atas, Moms dan Dads dapat menjaga agar Si Kecil tetap sehat dan kuat. Daya tahan tubuh atau sistem imun sangatlah penting agar anak-anak terhindar dari segala bentuk penyakit dan tumbuh dengan baik.

Read more
ini-kebutuhan-jam-tidur-bayi-berdasarkan-usianya
Ini Kebutuhan Jam Tidur Bayi Berdasarkan Usianya
0
0

Tidur adalah salah satu cara untuk mengistirahatkan tubuh yang paling baik dan tepat. Jam tidur yang paling disarankan bagi orang dewasa pada umumnya adalah 8 jam dalam sehari. Hal tersebut sangat dianjurkan sekali oleh dokter karena dalam 24 jam manusia pergi beraktivitas seharian.

Pentingnya Tidur

Tidur sangat penting sekali karena tak hanya mampu mengistirahatkan tubuh serta pikiran tetapi juga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan kalau orang yang memiliki jam tidur kurang akan beresiko terkena serangan jantung dan juga stroke dalam kurun waktu 7 hingga 25 tahun.

Jam Tidur Si Kecil

Meskipun tidak memiliki terlalu banyak aktivitas dan pekerjaan layaknya orang dewasa, Si Kecil juga membutuhkan waktu istirahat. Hal ini agar tubuhnya senantiasa sehat dan segar serta meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Perlu Moms dan Dads ketahui kalau ternyata jam tidur yang dibutuhkan Si Kecil lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Terlebih lagi Si Kecil yang masih bayi dimana jam tidur yang dibutuhnya sangatlah lama yaitu hingga belasan jam dalam sehari.

Jam Tidur Menurut Usia

Banyak orang tua yang tidak mengetahui sebenarnya berapa lama jam tidur yang memang diperlukan untuk Si Kecil. Tak sedikit pula para orang tua yang memaksa untuk menyuruh anak-anaknya tidur tanpa memperhatikan waktu tidur yang baik dan benar. Inilah daftar jam tidur berdasarkan usia Si Kecil yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari.

  • Si Kecil usia 0 hingga 3 bulan : 14 hingga 17 jam dalam sehari.
  • Si Kecil usia 4 hingga 11 bulan : 12 hingga 15 jam dalam sehari.
  • Si Kecil usia 1 hingga 2 tahun : 11 hingga 14 jam dalam sehari.
  • Si Kecil usia 3 hingga 5 tahun : 10 hingga 13 jam dalam sehari.
  • Si Kecil usia 6 hingga 13 tahun : 9 hingga 11 jam dalam sehari.

Nah, dari daftar tersebut dapat Moms dan Dads perhatikan kalau ternyata semakin bertambahnya usia Si Kecil maka kebutuhan jam tidurnya semakin berkurang. Jadi, Si Kecil yang masih bayi dan belum memiliki aktivitas yang banyak, belum tentu membutuhkan jam tidur sedikit. Bayi malah membutuhkan jam tidur yang sangat lama. Mulai sekarang, Moms dan Dads harus lebih memperhatikan jam tidur yang dibutuhkan Si Kecil agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Read more
amankah-memberi-obat-tetes-pada-anak-yang-masih-bayi
Amankah Memberi Obat Tetes Pada Anak yang Masih Bayi?
0
0

Memang ada banyak sekali kasus dimana Si Kecil terutama yang masih bayi sangat rentan sekali terhadap virus yang menyebabkan infeksi pada mata, hidung ataupun telinga. Biasanya penanganan atau pengobatan yang digunakan adalah dengan memberikan obat tetes pada Si Kecil. Namun, apakah cara tersebut aman dan benar?

Sebaiknya Jangan!

Moms pastinya khawatir dan tidak tega apabila melihat Si Kecil susah bernapas karena hidung yang tersumbat lendir pekat akibat pilek. Hal ini memang akan membuat Si Kecil sangat tidak nyaman dan juga tidak dapat bernapas dengan baik. Bagi sebagian besar Moms, menggunakan obat tetes yang bisa dibeli di apotek adalah bentuk penanggulangan pertama yang dirasa cukup tepat. Memberikan obat tetes pada Si Kecil bertujuan agar lendir di dalam hidung menjadi encer sehingga dapat dikeluarkan dengan mudah. Akan tetapi, ternyata pemberian obat tetes pada Si Kecil kurang baik loh Moms! Menggunakan obat tetes pada hidung bayi bisa sangat berbahaya sekali karena cairan bisa saja tertelan atau mengalir ke bagian tubuh lainnya seperti mata, bagian kepala, dll. Sama halnya juga untuk obat tetes telinga yang tidak boleh digunakan secara sembarangan pada Si Kecil yang masih bayi.

Pengawasan Dokter

Apabila Moms dan Dads terpaksa harus menggunakan obat tetes pada Si Kecil, maka sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter anak. Moms jangan terlalu gegabah untuk membeli obat tetes sembarangan di apotek atau toko obat terdekat. Meskipun terlihat sangat sepele, penggunaan obat tetes yang salah dapat menimbulkan bahaya lain dan akan menghilangkan manfaat dari obat itu sendiri. sebaiknya langsung periksakan kondisi Si Kecil ke dokter anak. Di sana Si Kecil akan mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Kalaupun dokter menggunakan obat tetes pada Si Kecil maka Moms dan Dads akan dijelaskan cara menggunakannya dengan cara yang benar dan tepat.

Cara yang Tepat

Ada beberapa cara yang Moms harus lakukan ketika akan memberikan obat tetes pada Si Kecil yang masih bayi.

  1. Si Kecil sebaiknya di bedong terlebih dahulu agar tidak menimbulkan pergerakan yang berlebihan. Hal ini juga akan mempermudah Moms saat meneteskan obat tersebut ke bagian yang infeksi seperti mata, hidung, ataupun telinga.
  2. Berikan obat tetes tersebut ketika Si Kecil dalam keadaan terbangun. Apabila Moms memberikan obat tersebut saat Si Kecil tidur maka hal tersebut akan sangat mengganggu atau bahkan membahayakan.
  3. Pemberian obat tetes sebaiknya dilakukan dalam posisi Si Kecil dalam gendongan atau tiduran. Untuk obat tetes telinga, miringkan bagian kepala Si Kecil sedikit agar cairan obat dapat masuk dengan lancar.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai pemberian obat tetes pada Si Kecil khususnya yang masih bayi. Obat tetes ini sebenarnya aman digunakan tetapi sebaiknya jangan terlalu sering. Moms dan Dads harus lebih waspada lagi atau menggunakan alternatif pengobatan lain. Pergilah ke dokter anak agar Si Kecil mendapatkan pengobatan yang tepat. Selain itu, Moms dan Dads juga akan mendapatkan informasi lebih jelas tentang penggunaan obat tetes untuk Si Kecil.

Read more
hati-hati-penyakit-flu-perut-pada-anak-ya-ibu
Hati-Hati Penyakit Flu Perut Pada Anak Ya Ibu!
0
0

Si Kecil pada umumnya memang dalam masa-masa aktif dimana senang bermain dan bereksplorasi dengan hal baru. Itulah sebabnya mengapa mereka sangat rawan sekali terhadap serangan virus dan penyakit, salah satunya adalah flu perut. Apalagi pada Si Kecil yang masih bayi dimana Moms dan Dads harus ekstra hati-hati dalam menjaga dan merawatnya agar terhindar dari segala macam bahaya penyakit.

Apa Itu Flu Perut?

Penyakit flu perut sendiri dalam dunia medis sering disebut sebagai Gastroenteritis yang merupakan infeksi pada perut atau usus. Penyakit ini sendiri disebabkan karena adanya virus yang menjangkit tubuh manusia. Sementara itu, flu perut juga sering disebut sebagai flu lambung oleh sebagian besar masyarakat. Ciri-ciri apabila Si Kecil terjangkit virus ini antara lain merasa sering mual, muntah, demam, dan bahkan diare. Karena disebabkan oleh virus maka flu perut sangat mudah sekali menular, terutama lewat kontak langsung ataupun memakan makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.

Apa Bahayanya Bagi Si Kecil?

Apabila Moms mendapati Si Kecil telah terserang virus dari flu perut maka hal tersebut bisa sangat berbahaya sekali jika tidak langsung ditangani. Biasanya pada bayi akan mengalami gejala seperti diare akut yang hingga disertai darah serta demam yang tinggi. Hal tersebut akan membuat Si Kecil sangat tidak nyaman dan merasa kesakitan. Si Kecil juga akan mengalami penurunan berat badan secara drastis akibat terlalu banyak kehilangan cairan tubuh karena diare.

Penanganan yang Tepat

Moms dan Dads tak perlu khawatir karena orang tua dapat menerapkan beberapa penanganan yang tepat jika Si Kecil terkena flu perut.

  1. Berikan Si Kecil asupan cairan yang lebih banyak yaitu dengan memberikan air putih. Sebaiknya Moms menghindari jus buah karena akan semakin memperburuk diare yang dialami Si Kecil.
  2. Tetap berikan makanan yang bergizi serta mudah dicerna bagi Si Kecil seperti pisang, bubur, telur, ikan, dan sebagainya.
  3. Moms juga dapat memberikan larutan oralit sebagai penanganan pertama saat Si Kecil diare. Selain mampu menghentikan diare, larutan ini juga dapat menggantikan elektrolit di dalam tubuh manusia.

Pencegahan yang Tepat

Pada umumnya penyakit flu perut disebabkan karena manusia kurang menjaga dan memperhatikan tentang kebersihan. Oleh sebab itu, hal-hal yang harus Moms lakukan sebagai bentuk pencegahan agar Si Kecil tidak terkena flu perut adalah sebagai berikut:

  1. Ajarkan Si Kecil untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan menggunakan sabun antiseptik.
  2. Usahakan agar Si Kecil selalu menjaga jarak dengan penderita flu perut dengan menghindari adanya kontak langsung.
  3. Selalu jaga kebersihan kamar Si Kecil, berbagai barang-barang di sekitarnya agar senantiasa tetap bersih dan terhindari dari virus flu perut.

Apabila gejala flu perut pada SI Kecil terus berlangsung atau bahkan semakin parah, maka sebaiknya Moms dan Dads segera membawanya ke dokter anak.

Read more
 

Like Our page